Jumat, 29 Mei 2009

DAN KITA IKUT MENIPU....!!!!!

klo musim jeruk,,d pnggir jalan orang2 bnyak yang jual jeruk,"barang bagus,murah lagi!"bgitu kata pnjualnya,,kita pun tertarik.beli sekilo,lantas d timbang.sdah skilo msih dapat bonus lagi!.dengan semangat,itu jeruk kita bawa pulang,trus kita timbang lagi.....ahhh,,jumlahnya tdak smpai sekilo!!!

kalo musim durian,,trotoar2 d kota dipenuhi dengan pnjual durian,,baunya bkin kita ngiler!."barang top tdak mahal!"kata penjualnya,,supaya meyakinkan,dia bukla satu duren,wah..matang,,warnanya kuning menggiurkan.kita pun borong itu durian buat orang d rumah,,pas kita...wah hampir semuanya mentah atw busuk!

lagi santai di rumah tiba2 datang orang menawarkan telur ayam kampung.wah,,mantap!bisa bikin susu telur madu sendiri di rumah!murah lagi harganya!"klo di supermarket harganya bisa 2kali lipat!"kata sang penjual.kita pun percaya lantas memborong mumpung lagi murah.setelah penujalnya pergi kita lihat2 lagi,,kok telur ayam kampungnya agak aneh yah,?ternyata itu telur ayam biasa yang d cat kulitnya biar kelihatan seperti telur ayam kampung!

lagi pemilu,sepanjang jalan banyak spanduk dan poster bertebaran,AH...rupanya orang partai lagi berebut jadi calon anggota DPR."pilih saya,karena saya selalu memperjuangkan aspirasi rakyat",itu yang tertulis di spanduk dan poster.
WAH....calon begini ini yang kita cari,lantas kita coblos gambarnya pas pemilu.dia terpilih dan kita menunggu penuh harap...
ternyata tokoh kita lebih sering tidur dirapat DPR,dia cuma bangun untuk teriak,"setuju..!!!".acara resmi yang menarik buat dia,ya..cuma studi banding keluar negeri dan nenteng belanjaan dari mall ke mall.

di negei ini,kejujuran seperti batu mulia tinggi nilainya tapi sulit sekali dicari.kemanapun kita kita pergi,kita dikelilingi batu kerikil murahan dan bikin kita terpleset jatuh dan luka.setiap saat kita jadi sasaran para penipu.
saking akrabnya dengan urusan tipu-menipu,tanpa sadar kita ikut2an jadi penipu,semua orang jadi sasaran tipu kita,orang tua kita tipu,saudara kita tipu,teman kita tipu,tetangga kita tipu,anak kecil kita tipu....




DAN DIRI SENDIRIPUN KITA TIPU....

Minggu, 12 April 2009

SUCCESS STORY!!!!

Dalam suatu penelitian yang dilakukan oleh para profesor di USA, ada 2 ekor monyet yang dimasukkan ke dalam satu ruangan kosong secara bersama-sama.

Kita sebut saja monyet tersebut Monyet A dan B. Di dalam ruangan tersebut terdapat sebuah tiang, dan diatas tiang tersebut nampak beberapa pisang yang sudah matang. Apa yang akan dilakukan oleh 2 monyet tersebut menurut anda?
Setelah membiasakan diri dengan keadaan lingkungan di dalam ruangan tersebut, mereka mulai mencoba meraih pisang-pisang tersebut.

Monyet A yang mula-mula mencoba mendaki tiang. Begitu monyet A berada di tengah tiang, sang profesor menyemprotkan air kepadanya, sehingga terpleset dan jatuh. Monyet A mencoba lagi, dan disemprot, jatuh lagi, demikian berkali-kali sampai akhirnya monyet A menyerah.

Giliran berikutnya monyet B yang mencoba, mengalami kejadian serupa, dan akhirnya menyerah pula. Berikutnya ke dalam ruangan dimasukkan monyet C. Yang menarik adalah,para profesor tidak akan lagi menyemprot para monyet jika mereka naik.Begitu si monyet C mulai menyentuh tiang, dia langsung ditarik oleh monyet A dan B. Mereka berusaha mencegah, agar monyet C tidak mengalami`kesialan’ seperti mereka. Karena dicegah terus dan diberi nasehat tentang bahayanya bila mencoba memanjat keatas, monyet C akhirnya takut juga dan tidak pernah memanjat lagi.

Langkah selanjutnya yang dilakukan oleh para profesor adalahmengeluarkan monyet A dan B, serta memasukkan monyet D dan E. Sama seperti monyet-monyet sebelumnya, monyet D dan E juga tertarik dengan pisang diatas tiang dan mencoba memanjatnya. Monyet C secara spontan langsung mencegah keduanya agar tidak naik.

“Hai, mengapa kami tidak boleh naik ?” protes keduanya”.
Ada teman-teman yang memberitahu saya,bahwa naik ke atas itu berbahaya. Saya juga tidak tahu, ada apa di atas,tapi lebih baik cari aman saja, jangan keatas deh” jelas monyet C.
Monyet D percaya dan tidak berani naik, tapi tidak demikian dengan monyet E yang memang bandel.
“Saya ingin tahu, bahaya seperti apa sih,yang ada di atas ….. Dan kalau ada bahaya, masak iya saya tidak bisa menghindarinya ?” tegas monyet E.

Walaupun sudah dicegah oleh monyet Cdan D, monyet E nekad naik …….
Dan karena memang sudah tidak disemprot lagi, monyet E bisa meraih pisang yang dinginkannya…..
Manakah diantara karakter diatas yang menggambarkan tingkah laku anda saat ini? Dari ilustrasi tersebut diatas dapat dikatakan bahwa Karakter A dan B adalah orang yang pernah melakukan sesuatu, dan gagal. Karena itu mereka kapok, tidak akan mengulanginya lagi, dan berusaha mengajarkan ke oranglain tentang kegagalan tersebut. Mereka tidak ingin orang lain juga gagal seperti mereka.

Karakter C dan D, adalah orang yang menerima petunjuk dari orang lain, hal-hal apa yang tidak boleh dilakukan, dan mereka mematuhinya tanpa berani mencobanya sendiri.

Karakter E adalah type orang yang tidak mudah percaya dengan sesuatu, sebelum mereka mencobanya sendiri. Mereka juga berani menentang arus dan menanggung resiko asalkan bisa mencapai keinginan mereka.

Pisang dalam cerita diatas menggambarkan impian kita. Setiap orang dalam hidup ini mempunyai impian yang tinggi tentang masa depannya. Namun sayangnya, banyak sekalihal-hal yang terjadi di sekitar kita, yang menyebabkan impian kita terkubur.
Orang-orang dengan karakter A,B,C,D akan mengatakan kepada kita hal-hal seperti ini”,Sudahlah, jangan melakukan pekerjaan yangsia-sia seperti itu. Percuma. Saya dulu sudah pernah melakukannya berkali-kali dan gagal. Sebagai seorang teman yang baik, saya tidak mau kamu gagal seperti saya” atau mungkin kalimat “Kamu mau gagal kayak si X… lebih baik lakukan sesuatu yang pasti-pasti saja deh”. Bukankah hal-hal seperti itu yang sering kita dengar sehari-hari?

Nah, ada satu ilustrasi lagi. Apa yang akan anda lakukan, bila suatu hari (misalnya) ada seorang mahasiswa bercelana jeans, kacamata tebal,bertampang culun, bajunya lusuh, datang menemui anda dan berkata “Sayap unya suatu produk yang bagus, tapi saya tidak punya modal. Mau gak pinjamin saya modal 100 dollar? Kalau produk ini sukses, kita berdua bakal jadi orang paling kaya di dunia lho”.

Hampir semua akan menghina dan mentertawakan mahasiswa tsb, bahkan mungkin menganggapnya gila. Berapa orang yang akan menjawab “Wow, bagus sekali, coba jelaskan apa rencana anda, agar kita bisa sama-sama kaya?”
Mungkin satu orang diantara sejuta, mungkin juga tidak ada.
Tau kah Anda, bahwa Mahasiswa tersebut adalah Bill Gates, yang kini sudah mencapai impiannya menjadi orang terkaya di dunia..
Bukankah itu dulu yang dilakukan Bill Gates pada awal karirnya …Dikelilingi orang type A,B,C,D, ditolak, dilecehkan, dan berbagai macam hinaan lainnya. Untungnya, Bill Gates termasuk orang dengan karakter E. Dan dengan pengorbanan dan kerja keras, dia berhasil meraih impiannya.

Semoga cerita berikut dapat menjadi inspirasi kita hari ini untuk selaluberkarya, meraih impian dan sukses…

SAY DON'T KNOW

banyak orang di antara kita yang merasa dirinya bodoh jika mengatakan "saya tidak tahu",,seolah-olah kalimat "saya tidak tahu" adalah sebuah aib yang sangat berat untuk di tanggung,,
pernahkah kita berpikir bahwa ketika kita mengatakan tidak tahu kepada suatu pertanyaan,,maka kita menyadari bahwa masih terlalu banyak hal yang kita tidak ketahui,,,
butuh sebuah pngakuan diri yang benar-benar mendalam dan mampu menerima kekurangan untuk mengatakan sebuah kalima "saya tidak tahu",,bukankah dengan berani mengatakan ketidaktahuan kita membuat kita lebih terpacu untuk mengetahui setiap pertanyaan yang diri kita tidak ketahui,,setiap kita mengatakan ketidaktahuan kita,kita mencegah seseorang terjeumus kedalam kesalahan yang diakibatkan oleh jawaban asal-asalan kita,,
terlalu banyak resiko yang orang lain akan didapatkan oleh orang lain hanya karena kita tidak mampu berkata bahwa diri kita tidak tahu,,sesulit apakah mengatakan kalimat tidak tahu pada orang yang bertanya disekitar kita jika kita memang tidak tahu jawaban dari pertanyannya,,apakah kita rela melihat orang-orang disekitar kita terjerumus kedalam jawaban asal-asalan kita,,lagipula tak ada ruginya di cap bodoh oleh orang sekitar kita hanya karena kita berusaha untuk tidak menjurumuskan orang lain dalam kesalahan,,jika kita tidak berani mengatakan tidak tahu maka kita tidak akan mempelajari hal baru dalam hidup kita karena menganggap diri kita telah mengetahui semuanya,,,

Kamis, 02 April 2009

DEMOKRASI....

Istilah "demokrasi" berasal dari Yunani Kuno yang diutarakan di Athena kuno pada abad ke-5 SM. Negara tersebut biasanya dianggap sebagai contoh awal dari sebuah sistem yang berhubungan dengan hukum demokrasi modern. Namun, arti dari istilah ini telah berubah sejalan dengan waktu, dan definisi modern telah berevolusi sejak abad ke-18, bersamaan dengan perkembangan sistem "demokrasi" di banyak negara.

Kata "demokrasi" berasal dari dua kata, yaitu demos yang berarti rakyat, dan kratos/cratein yang berarti pemerintahan, sehingga dapat diartikan sebagai pemerintahan rakyat, atau yang lebih kita kenal sebagai pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Konsep demokrasi menjadi sebuah kata kunci tersendiri dalam bidang ilmu politik. Hal ini menjadi wajar, sebab demokrasi saat ini disebut-sebut sebagai indikator perkembangan politik suatu negara.

Demokrasi menempati posisi vital dalam kaitannya pembagian kekuasaan dalam suatu negara (umumnya berdasarkan konsep dan prinsip trias politica) dengan kekuasaan negara yang diperoleh dari rakyat juga harus digunakan untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.

Prinsip semacam trias politica ini menjadi sangat penting untuk diperhitungkan ketika fakta-fakta sejarah mencatat kekuasaan pemerintah (eksekutif) yang begitu besar ternyata tidak mampu untuk membentuk masyarakat yang adil dan beradab, bahkan kekuasaan absolut pemerintah seringkali menimbulkan pelanggaran terhadap hak-hak asasi manusia.

Demikian pula kekuasaan berlebihan di lembaga negara yang lain, misalnya kekuasaan berlebihan dari lembaga legislatif menentukan sendiri anggaran untuk gaji dan tunjangan anggota-anggotanya tanpa mempedulikan aspirasi rakyat, tidak akan membawa kebaikan untuk rakyat.

Intinya, setiap lembaga negara bukan saja harus akuntabel (accountable), tetapi harus ada mekanisme formal yang mewujudkan akuntabilitas dari setiap lembaga negara dan mekanisme ini mampu secara operasional (bukan hanya secara teori) membatasi kekuasaan lembaga negara tersebut.

Demokrasi adalah bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaan warganegara) atas negara untuk dijalankan oleh pemerintah negara tersebut.

Salah satu pilar demokrasi adalah prinsip trias politica yang membagi ketiga kekuasaan politik negara (eksekutif, yudikatif dan legislatif) untuk diwujudkan dalam tiga jenis lembaga negara yang saling lepas (independen) dan berada dalam peringkat yg sejajar satu sama lain. Kesejajaran dan independensi ketiga jenis lembaga negara ini diperlukan agar ketiga lembaga negara ini bisa saling mengawasi dan saling mengontrol berdasarkan prinsip checks and balances.

Ketiga jenis lembaga-lembaga negara tersebut adalah lembaga-lembaga pemerintah yang memiliki kewenangan untuk mewujudkan dan melaksanakan kewenangan eksekutif, lembaga-lembaga pengadilan yang berwenang menyelenggarakan kekuasaan judikatif dan lembaga-lembaga perwakilan rakyat (DPR, untuk Indonesia) yang memiliki kewenangan menjalankan kekuasaan legislatif. Di bawah sistem ini, keputusan legislatif dibuat oleh masyarakat atau oleh wakil yang wajib bekerja dan bertindak sesuai aspirasi masyarakat yang diwakilinya (konstituen) dan yang memilihnya melalui proses pemilihan umum legislatif, selain sesuai hukum dan peraturan.

Selain pemilihan umum legislatif, banyak keputusan atau hasil-hasil penting, misalnya pemilihan presiden suatu negara, diperoleh melalui pemilihan umum. Pemilihan umum tidak wajib atau tidak mesti diikuti oleh seluruh warganegara, namun oleh sebagian warga yang berhak dan secara sukarela mengikuti pemilihan umum. Sebagai tambahan, tidak semua warga negara berhak untuk memilih (mempunyai hak pilih).

Kedaulatan rakyat yang dimaksud di sini bukan dalam arti hanya kedaulatan memilih presiden atau anggota-anggota parlemen secara langsung, tetapi dalam arti yang lebih luas. Suatu pemilihan presiden atau anggota-anggota parlemen secara langsung tidak menjamin negara tersebut sebagai negara demokrasi sebab kedaulatan rakyat memilih sendiri secara langsung presiden hanyalah sedikit dari sekian banyak kedaulatan rakyat. Walapun perannya dalam sistem demokrasi tidak besar, suatu pemilihan umum sering dijuluki pesta demokrasi. Ini adalah akibat cara berpikir lama dari sebagian masyarakat yang masih terlalu tinggi meletakkan tokoh idola, bukan sistem pemerintahan yang bagus, sebagai tokoh impian ratu adil. Padahal sebaik apa pun seorang pemimpin negara, masa hidupnya akan jauh lebih pendek daripada masa hidup suatu sistem yang sudah teruji mampu membangun negara. Banyak negara demokrasi hanya memberikan hak pilih kepada warga yang telah melewati umur tertentu, misalnya umur 18 tahun, dan yang tak memliki catatan kriminal (misal, narapidana atau bekas narapidana).

Senin, 23 Maret 2009

POTRET PENDIDIKAN!!!

Program wajib belajar 9 tahun yang dicanangkan oleh pemerintah adalah sebuah pelanggaran UUD1945, sama seperti pelanggaran konstitusi dalam rincian anggaran pendidikan sebanyak 20% dari anggaran APBN, yang tentunya tidak terlaksana sama sekali, tahun 2004 anggaran pendidikan hanya sekitar 4,9% bandingkan dengan anggaran untuk militer sebanyak 7,5%.

kembali ke masalah program wajib belajar 9 tahun merupakan pelanggaran konstitusi adalah karena pemerintah hanya mewajibkan warga negaranya untuk bersekolah hingga jenjang pendidikan SLTP, tapi masalahnya bukan pada program belajarnya masalahnya ada pada kata wajib yang dicanangkan oleh pemerintah, kata wajib disini artinya pemerintah mewajibkan warga negaranya untuk bersekolah tanpa ada kewajiban dari pemerintah untuk membiayai.Hal ini sudah bertentangan dengan salah satu pasal dalam UUD yang bunyinya kira-kira seperti setiap warga Negara berhak untuk mendapatkan pendidikan,yang perlu di garis bawahi adalah kata berhak dimana maksudnya adalah pemerintah berkewajiban untuk membiayai upaya pendidikan yang dilakukan oleh warga negaranya.

Mungkin inilah yang mengakibatkan sampai terjadinya komersialisme pendidikan,dimana setiap sekolah diatur oleh orang-orang dengan isi otak kapitalis.hal ini mungkin yang pemerintah berusaha tutupi dengan mencanangkan program BOS sebuah program yang membuat pemerintah makin mudah melarikan diri dari tanggung jawab untuk mendidik dan membiayai warga negaranya dari mendapatkan pendidikan yang gratis.menurut slah satu survey yang dilakukan tentang efek BOS terungkap bahwa ada sekitar 800.000 kelas sekolah dasar negeri tidak layak pakai, sungguh sangat mengagetkan karena jumlah kelas sd negeri di seluruh Indonesia ada sekitar 900.000 kelas,jadi bagaimana mungkin dengan jumlah kelas sekolah dasar negeri yang hanya berjumlah sekitar 100.000 kelas layak pakai pendidikan negara anda bakalan maju?.

ICW(Indonesia corruption watch) mensinyalir banyaknya kebocoran keuangan disana-sini,jia kita membandingkan Negara anda dan inggris raya yang dikatakan konstitusinya adalah pola hidup masyarakatnya merupakan Negara yang paling memperhatikan pendidikan menciptakan hasil didikan yang daya bersaingnya ke 2 dari 38 negara sedangkan Negara anda berada pada urutan 35 dari 38 negara,bahkan PM Tony Blair pernah hampir mendapat mosi tidak percaya karena kebijakannya dalam pendidikan.

Pemerintah mewajibkan setiap warga Negaranya untuk mengecap pendidian selama 9 tahun yang menurut pemerintah untuk memeperbaiki status social dari warganegaranya adalah sebuah kebohongan terhadap public,lihatlah siklus ini:miskin-sekolah-kemampuan-miskin,lalu gantilah awal dari semua itu menurut status social mereka maka anda akan mendapatkan hasil yang merupakan ibarat lingkaran setan.

Mungkin bagi anda yang telah memiliki keluarga dan seorang anak usia sekolah sangat menyadari betapa mahalnya biaya pendidikan hanya untuk pendidikan dasar.hal ini juga dengan menambahkan status sebagai sekolah unggulan sehingga pihak sekolah dengan mudahnya menaikkan tarif dalam pendaftaran,apalagi ulah oknum guru yang memaksakan untuk membeli buku dengan harga selangit pada siswanya,,


"
sekolah selayaknya adalah tempat pertama kali kita diperkenalkan dengan realitas sosial...Realitas sosial dalam konteks gerakan adalah realitas yang patut dipertanyakan,,realitas yang memerlukan perlawanan besar dan panjang,,serta harus di ubah....

KONSTITUSI...

Konstitusi adalah suatu dokumen yang berisi aturan-aturan untuk menjalankan suatu organisasi. organisasi dimaksud beragam bentuk dan kompleksitas strukturnya(dikutip dari makalah Prof. Jimly) Namun dalam pengertian ini, konstitusi diartkian dalam arti tertulis (formal). Namun ternanyata dapat dilihat bahwa baik dari kalangan ahli hukum maupun politik, ternyata terdapat suatu kesatuan pendapat dalam menerjemahkan arti dari pada suatu konstitusi, termasuk dalam hal bentuk dari pada konstitusi itu sendiri. dalam "Dasar-dasar ilmu politik" oleh Prof. Miriam Budiarjo, menyatakan"... istilah Constitution bagi banyak sarjana ilmu politik merupakan suatu yang lebih luas, yaitu keseluruhan dari peraturan-peraturan -baik tertulis, maupun yang tidak..." disini dapat terlihat mengenai Konstitusi itu sendiri memang adalah suatu landasan berpijak atau pula sebagai bingkai dalam kehidupan bernegara, yang dapat berbentuk tertulis maupun tidak.

Dewasa ini, istilah konstitusi sering di identikkan dengan suatu dokumen yang tertulis, kecuali inggris yang sampai pada saat ini banyak kalangan menilai bahwa inggris merupakan satu-satunya negara di dunia yang tidak memiliki konstitusi (dalam bentuk dokumen tartulis; dimana konstitusi inggris adalah aturan bernegara yang hidup dan berkembang dalam ketatanegaraan Inggris sendiri). Namun sebenarnya, inggris telah memiliki konstitusi yang dapat digolongkan sebagai salah satu konstitusi tertua. ini dapat dilihat dari sebuah dokumen yang dinamakan "Magna Charta" yang dihasilkan sekitar abad ke 16 di Inggris. Magna Charta sendiri memang bukanlah sepenuhya disebut dengan bingkai dari pada Kerajaan Inggris, namun hanyalah sebagian/bagian integral dari pada konsep bernegara inggris sendiri. Konstitusi yang di klaim sebagai tertua di dunia yaitu "Madinah Charter". Piagam ini merupakan suatu perjanjian tertulis oleh Nabi. Muhammad SAW, dengan masyarakat Madinah yang dibuat pada tahun 622 Masehi.

"Madinah Charter" maupun "Magna Carta" memang dapat diaangap sebagai Konstitusi tertua didunia, namun pada kenyataannya, Kedua Piagam ini, tidak seluruhnya mengatur atau pun memberikan landasan yang utuh dalam suatu kehidupan bernegara. Konstitusi yang paling relavan dan memang dapat sepenuhnya diaanggap sebagai Dasar Bernegara dewasa ini, layaknya Undang-Undang dasar 1945 Republik Indonesia, yaitu Konstitusii Amerika Serikat yang dihasilkan pada tahun 1789 setelah Amerika menyatakan kemerdekaanya pada tahun 1776. Konstitusi inilah yang dianggap paling relavan dengan Konstitusi pada saat ini, yang kemudian konstitusi inipun dijadikan sebagai suatu model oleh negara-negara selanjutnya. apabila ketentuan perundang-undangan sering disandingkan dengan kata organik, maka tidak ada salahnya untuk meminjam istilah biologis dalam hal konstitusi ini, yang mana "Madinah Charter" dan "Magna Charta" adalah sebagai embrio dan "The Constitution of the United Nation of America" lah yang merupakan anak sulung dari pada Konstitusi didunia.

Konstitusi lahir dan berkembang dalam kehidupan bernegara dari setiap bangsa didunia. konstitusi muncul dari suatu kebiasaan yang hidup dalam suatu komunitas ataupun masyarakat. inilah yang dinamakan suatu aturan hukum yang tertinggi, dengan mengutip perkataan dari seorang ahki hukum zaman Romawi,Paulus; "Optima Iuris Intepres Consuetudo" yang berarti Penjelmaan hukum yang tertinggi adalah Kebiasaan. Dalam hal berkembangnya suatu konstitusi adalah hal yang wajar karena mengikuti masyarakat yang dinamis. Sehingga konstitusi dalam substansinya terdapat dua sifat yaitu rigid dan fleksibel. bersifat rigid dimana berdasarkan kesatuan pemikiran dari mayarakat untuk memilih sesuatu yang ideal dalam hal-hal tertentu (misalnya Bentuk negara - dapat dilihat dalam pasal 37 UUD 1945) yang direfleksikan dalam konstitusi tersebut.Juga sebagai pertimbangan ketika Konstitusi memiliki kandungan rigiditas, yaitu untuk menunjukkan wibawa daripada suatu bentuk Hukum tertinggi dari suatu negara. Sedangkan bersifat Fleksibel yang mana Konstitusi selalu diharapkan terus hidup dan berkembang dalam masyarakat, sehingga selalu memenuhi kebutuhan dan rasa keadilan dari masyarakat itu sendiri. Prof. Jimly Asshidiqqie sendiri dalam makalahnya, mengemukakan bahwa Konstitusi mencerminkan tingkat peradaban dari pada suatu bangsa, Namun dari frasa ini, janganlah ditafsirkan, apabila Konstitusi dari suatu negara tidak pernah dirubah sehingga peradaban dari suatu bangsa tidak pernah meningkat, terlebih dalam hal Konstitusi yang tidak tertulis.

Salah satu fungsi pokok daripada konstitusi sendiri selain dalam Kapasitasnya sebagai aturan tertinggi disuatu negara, konstitusi juga dimaksudkan untuk membatasi kekuasaan dari pada pemerintah ataupun penguasa. dalam konsep negara Hukum, ada kalangani yang menyatakan salah satu syarat dari pada negara hukum adalah penjaminan terhadap HAM. dalam Korelasinya, maka pejaminan terhadap HAM adalah suatu bentuk pembatasan kekuasaan dari pada pemerintah yang sedang berkuasa.

Maka, di sinipun dapat dinilai bahwa tingginya urgensi dari pada masyarakat dalam mengenal dan mamahami Konstitusi yang pada dasarnya memberikan jaminan terhadap eksistensi mereka sebagai warga negara. mengutip lagi suatu pernyataan dari pada seorang ahli hukum tata negara Indonesia, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi RI, Prof. Jimly A, menyatakan dalam bahasanya, "ketika semua kalangan masyarakat membicarakan konstitusi, maka akan membentuk akal kolektif yang akan mengarah pada pembentukkan Roh Konstitusi". ROh Konstitusi inilah yang memberikan unsur kehidupan dala mtubuh konstitusi itu, sehingga dapat berjalan seiring dengan dinamika masyarakat. yang pada akhirnya dapat membentuk suatu tatanan masyarakat yang selalu dicita-citakan.

LUCKY!!!!

Tahukah anda bahwa orang2 beruntung bukan karena nasib selalu memihak mereka tetapi karena mereka mampu memanfaatkan segalanya,,
ini adalah sebagian kebiasaan mereka yang membuat mereka selaludi selimuti keberuntungan...

1. Sikap terhadap peluang.

Orang beruntung ternyata memang lebih terbuka terhadap peluang. Mereka lebih peka terhadap adanya peluang, pandai menciptakan peluang, dan bertindak ketika peluang datang. Bagaimana hal ini dimungkinkan?

Ternyata orang-orang yg beruntung memiliki sikap yang lebih rileks dan terbuka terhadap pengalaman-pengalam an baru. Mereka lebih terbuka terhadap interaksi dengan orang-orang yang baru dikenal, dan menciptakan jaringan-jaringan sosial baru. Orang yang sial lebih tegang sehingga tertutup terhadap kemungkinan- kemungkinan baru.

Sebagai contoh, ketika Barnett Helzberg seorang pemilik toko permata di New York hendak menjual toko permata nya, tanpa disengaja sewaktu berjalan di depan Plaza Hotel, dia mendengar seorang wanita memanggil pria di sebelahnya: “Mr. Buffet!” Hanya kejadian sekilas yang mungkin akan dilewatkan kebanyakan orang yang kurang beruntung. Tapi Helzber berpikir lain. Ia berpikir jika pria di sebelahnya ternyata adalah Warren Buffet, salah seorang investor terbesar di Amerika, maka dia berpeluang menawarkan jaringan toko permata nya. Maka Helzberg segera menyapa pria di sebelahnya, dan betul ternyata dia adalah Warren Buffet. Perkenalan pun terjadi dan Helzberg yang sebelumnya sama sekali tidak mengenal Warren Buffet, berhasil menawarkan bisnisnya secara langsung kepada Buffet, face to face. Setahun kemudian Buffet setuju membeli jaringan toko permata milik Helzberg. Betul-betul beruntung.

2. Menggunakan intuisi dalam membuat keputusan.

Orang yang beruntung ternyata lebih mengandalkan intuisi daripada logika. Keputusan-keputusan penting yang dilakukan oleh orang beruntung ternyata sebagian besar dilakukan atas dasar bisikan “hati nurani” (intuisi) daripada hasil otak-atik angka yang canggih. Angka-angka akan sangat membantu, tapi final decision umumnya dari “gut feeling”. Yang barangkali sulit bagi orang yang sial adalah, bisikan hati nurani tadi akan sulit kita dengar jika otak kita pusing dengan penalaran yang tak berkesudahan. Makanya orang beruntung umumnya memiliki metoda untuk mempertajam intuisi mereka, misalnya melalui meditasi yang teratur. Pada kondisi mental yang tenang, dan pikiran yang jernih, intuisi akan lebih mudah diakses. Dan makin sering digunakan, intuisi kita juga akan semakin tajam.

Banyak teman saya yang bertanya, “mendengarkan intuisi” itu bagaimana? Apakah tiba2 ada suara yang terdengar menyuruh kita melakukan sesuatu? Wah, kalau pengalaman saya tidak seperti itu. Malah kalau tiba2 mendengar suara yg tidak ketahuan sumbernya, bisa2 saya jatuh pingsan.

Karena ini subyektif, mungkin saja ada orang yang beneran denger suara.

Tapi kalau pengalaman saya, sesungguhnya intuisi itu sering muncul dalam berbagai bentuk, misalnya:

- Isyarat dari badan. Anda pasti sering mengalami. “Gue kok tiba2 deg-deg an ya, mau dapet rejeki kali”, semacam itu. Badan kita sesungguhnya sering memberi isyarat2 tertentu yang harus Anda maknakan. Misalnya Anda kok tiba2 meriang kalau mau dapet deal gede, ya diwaspadai saja kalau tiba2 meriang lagi.

- Isyarat dari perasaan. Tiba-tiba saja Anda merasakan sesuatu yang lain ketika sedang melihat atau melakukan sesuatu. Ini yang pernah saya alami.

3. Selalu berharap kebaikan akan datang.

Orang yang beruntung ternyata selalu ge-er terhadap kehidupan. Selalu berprasangka baik bahwa kebaikan akan datang kepadanya. Dengan sikap mental yang demikian, mereka lebih tahan terhadap ujian yang menimpa mereka, dan akan lebih positif dalam berinteraksi dengan orang lain. Coba saja Anda lakukan tes sendiri secara sederhana, tanya orang sukses yang Anda kenal, bagaimana prospek bisnis kedepan. Pasti mereka akan menceritakan optimisme dan harapan.

4. Mengubah hal yang buruk menjadi baik.

Orang-orang beruntung sangat pandai menghadapi situasi buruk dan merubahnya menjadi kebaikan. Bagi mereka setiap situasi selalu ada sisi baiknya. Dalam salah satu tes nya Prof Wiseman meminta peserta untuk membayangkan sedang pergi ke bank dan tiba-tiba bank tersebut diserbu kawanan perampok bersenjata. Dan peserta diminta mengutarakan reaksi mereka. Reaksi orang dari kelompok sial umunya adalah: “wah sial bener ada di tengah2 perampokan begitu”. Sementara reaksi orang beruntung, misalnya adalah: “untung saya ada disana, saya bisa menuliskan pengalaman saya untuk media dan dapet duit”. Apapun situasinya orang yg beruntung pokoknya untung terus.

Mereka dengan cepat mampu beradaptasi dengan situasi buruk dan merubahnya menjadi keberuntungan.

Sekolah Keberuntungan.

Bagi mereka yang kurang beruntung, Prof Wiseman bahkan membuka Luck School.
Latihan yang diberikan Wiseman untuk orang2 semacam itu adalah dengan membuat “Luck Diary”, buku harian keberuntungan. Setiap hari, peserta harus mencatat hal-hal positif atau keberuntungan yang terjadi.

Mereka dilarang keras menuliskan kesialan mereka. Awalnya mungkin sulit, tapi begitu mereka bisa menuliskan satu keberuntungan, besok-besoknya akan semakin mudah dan semakin banyak keberuntungan yg mereka tuliskan.

Dan ketika mereka melihat beberapa hari kebelakang Lucky Diary mereka, mereka semakin sadar betapa beruntungnya mereka. Dan sesuai prinsip “law of attraction”, semakin mereka memikirkan betapa mereka beruntung, maka semakin banyak lagi lucky events yang datang pada hidup mereka.

Siap mulai menjadi si Untung?